Mitos-Mitos Seputar Bau Mulut

Diposkan oleh Dzaky Farras N on 18 Maret 2012

BAU mulut bisa menjadi masalah besar bagi kehidupan pribadi Anda. Karena itu, ada baiknya mengenal apa itu bau mulut dan mitos di sekitarnya.

Bayangkan Anda memiliki bau mulut saat bercengkerama dengan pasangan atau sedang menceritakan hal yang menurut Anda menarik di depan teman. Kebanyakan mungkin tidak jujur atas ketidaknyamanan yang berasal dari aroma rongga mulut Anda. Namun perlahan, Anda akan mendapati satu demi satu lawan bicara menjauh dari perbincangan yang Anda mulai.

Bau mulut disebabkan oleh bakteri penghasil bau yang tumbuh di mulut. Bila Anda tidak menyikat gigi dan membersihkannya secara teratur, bakteri menumpuk pada sisa makanan yang menyelip di antara gigi. Bakteri-bakteri ini akan mengeluarkan sejenis senyawa sulfur, yang membuat nafas Anda berbau tidak sedap. Demikian yang dilansir
Kidshealth, Minggu (1/1/2012).

Beberapa makanan berkontribusi pada bau mulut, di antaranya yang mengandung minyak tajam seperti bawang putih dan bawang bombai. Merokok juga merupakan penyebab utama bau mulut.


Ada banyak mitos tentang merawat bau mulut. Simak dan ketahui agar Anda tak begitu saja terlena, sehingga tak menyadari bau mulut masih jadi masalah Anda.


Obat kumur menghilangkan bau mulut

Obat kumur hanya akan menghilangkan bau mulut sementara. Jika Anda menggunakan obat kumur, carilah produk yang mengandung antiseptik pembunuh kuman penyebab bau mulut dan plak.


Selama menyikat gigi, Anda terbebas dari bau mulut


Kebanyakan orang hanya menyikat gigi selama 30 sampai 45 detik. Padahal untuk membersihkan secara menyeluruh, Anda membutuhkan waktu menyikat minimal 2 menit dan sedikitnya dua kali dalam sehari. Anda juga perlu menyikat bagian lidah Anda. Ini sama pentingnya dengan menggunakan benang gigi, karena menyikat saja tidak akan menghilangkan plak berbahaya dan partikel makanan yang terjebak di antara gigi dan gusi.


Jika Anda bernapas ke tangan Anda, Anda akan tahu apakah Anda memiliki bau mulut


Salah! Ketika bernapas, Anda tidak menggunakan tenggorokan Anda dengan cara yang sama saat Anda berbicara. Ketika berbicara, Anda cenderung membawa keluar bau dari bagian belakang mulut (di mana bau mulut berasal), yang tidak bisa diketahui hanya dengan bernapas. Selain itu, kita cenderung terbiasa dengan bau mulut kita sendiri, sehingga sulit bagi seseorang untuk mengetahui apakah dia memiliki bau mulut.


Meski tampak dapat merusak seluruh hari Anda, sebenarnya tak perlu terlalu mengkhawatirkan bau mulut. Pastikan saja Anda telah membersihkan dan merawat gigi dan mulut dengan benar. Beberapa permen bebas gula dapat membantu Anda sementara jika tak cukup percaya diri. Jika bau mulut tetap berkelanjutan, segera hubungi dokter gigi. Bisa jadi Anda mungkin memiliki masalah medis seperti sinusitis atau penyakit gusi.

Sumber 

{ 0 komentar... read them below or add one }

Poskan Komentar